PENAMUSLIM

Hati-hati Dengan Tarif NOL KOMA !

18 Maret 2008 · & Komentar

“Bagi Telkomsel, perang tarif hanya akan merugikan kesehatan perusahaan. Yang kami utamakan adalah kecanggihan teknologi….”. Begitulah kurang lebih isi dari pernyataan Kiskenda Suriahardja Direktur Utama Telkomsel diakhir tahun 2007. Berselang tidak lama setelah denda 200 milyar yang dibebankan Telkomsel atas gugatan KPPU terkait mahalnya tarif Telkomsel, Telkomsel mengeluarkan promo yang mengejutkan yaitu tarif 0,5 perdetik yang dikemas dalam paket perdana Simpati PeDe. Hanya dengan menelfon kesesama pelanggan Telkomsel selama satu menit, pelanggan Simpati PeDe bisa menikmati tarif panggilan 0.5 rupiah perdetik untuk panggilan berikutnya. Meski Telkomsel membantah promo itu efek dari denda yang dibebankan kepada Telkomsel. Ternyata promo ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Karena promo ini traffic panggilan telkomsel bisa meningkat sampai 100 persen.

Sebelum Telkomsel mengeluarkan promo Simpati Pede, XL lebih dulu membuat promo tarif yang diklaim termurah yaitu tarif perdetik. Akan tetapi tidak berselang lama promo XL Bebas cepat sekali berubah. Mulai dari tarif flat 25 perdetik kesemua operator, 10 perdetik, 1 perdetik, hingga yang terbaru 0,1 perdetik. Bahkan sampai ada yang rela kawin sama monyet jika ada yang lebih murah dari tarif ini. Dua menit pertama yang berlaku untuk setiap panggilan adalah tarif normal. Pada dua menit berikutnya baru berlaku tarif 0,1 perdetik begitu seterusnya selang-seling setiap kelipatan dua menit tarif 0,1 baru berlaku.

Tidak mau ketinggalan si “raja sms” IM3 punya Indosat akhirnya mengekor rivalnya dengan tarif yang lebih banyak lagi digit nol dibelakang koma. Semula promonya adalah 0,001 perdetik kemudian tidak lama setelah itu diperpanjang lagi nolnya menjadi 0,000000…1 perdetik.

“Masyarakat Indonesia sudah cerdas, tarif murah bukanlah mutlak menjadi pilihan seseorang untuk memilih sebuah operator seluler. Tetapi layanan dan kecanggihan teknologi…..”. Kurang lebih kalimat ini pula yang pernah dinyatakan oleh bossnya Telkomsel jauh hari sebelum tarif nol koma ada.

Dalam tulisan ini saya ingin mengatkan kepada semua pengguna layanan seluler untuk tidak terlalu cepat ganti atau memilih sebuah operator karena promo yang seolah-olah murah. Yang perlu diingat bahwa tarif 0,5, 0,1, maupun 0000..1 adalah tarif promosi. Bisa jadi setelah anda ganti atau memutuskan memilih kartu operator tersebut masa promo telah habis dan kembali berlaku tarif regulernya.

Yang perlu dicermati lagi adalah berlakunya tarif nol koma tersebut berlaku setelah sekian menit. Memang, untuk panggilan dengan durasi panjang tarif ini cukup murah. Tapi sekali lagi yang perlu dicermati adalah tarif tersebut berlaku setelah menit kesekian. Dan sebelum menit kesekian tersebut anda masih harus membayar dengan tarif normal. Pertanyaanya, apakah setiap kita melakukan panggilan selalu dengan durasi panjang?

Belum lagi efek lain yang ditimbulkan. Misalnya jaringan sibuk sehingga sering terjadi gagal panggil atau panggilan tiba-tiba putus. Hingga akhirnya Indosat memiliki kebijakan untuk memutus setiap panggilan yang sudah mencapai 30 menit guna memberi kesempatan kepada pelanggan lain untuk melakukan layanan panggilan.

Terjadi juga misalnya di pasaran harga paket perdana Simpati yang sebelumnya bisa diperoleh di toko-toko hanya dengan 8.000-an rupiah, karena promo ini paket perdana harganya naik pesat hingga 20.000-an. Begitu pula paket perdana IM3 yang semula bisa dibeli cukup dengan 6.000 rupiah sekarang anda tidak akan menjumpai lagi dengan harga segitu.

Coba anda tanya kepada teman atau siapa saja yang memakai kartu Mentari. Berapa tarif yang masih berlaku sekarang? Bisa jadi teman anda akan kesulitan menjawabnya karena begitu banyak promosi yang ditawarkan. Mulai dari free talk 5 jam, 50 Rupiah sangat berarti jumat sabtu minggu, 0 Rupiah, Bonus 5 ribu setelah menelfon 5 ribu, 300 permenit dan masih banyak lagi. Padahal semua itu hanya promo pada kartu Mentari saja.

Saran saya, daripada kita pusing memilih tarif operator yang seolah-olah murah dan selalu berubah-ubah tidak salahnya anda mengalihkan perhatian ke kartu paska bayar. Anda bisa memilih Kartu Halo dari Telkomsel, Matrix punya Indosat, Explore milik XL dan Fren paska bayar bagi yang selama ini cenderung lebih senang dengan operator Fren. Tarif pada paska bayar relatif stabil, tarif panggilan regular juga relatif lebih murah daripada pra bayar, dan layanannya juga relatif memuaskan. Saya yang selama ini memakai Kartu Halo tidak pernah goyah untuk ganti kartu karena promosi nol koma yang baru-baru ini banyak digulirkan. Meski saya sempat mencoba juga karena kebetulan saya memiliki dua pesawat handpone GSM. (use)

Tulisan ini bisa anda jumpai juga di:aslibojonegoro

Kategori: Ragam

4 tanggapan so far ↓

  • Harian Sa // 18 Maret 2008 pada 1:22 pm | Balas

    Secara matematis 0,000000…1 itu sama dengan 0 (nol). Lihat buktinya disini. Klo mo jujur promosinya, ya berarti gak pake bayarlah! Tapi ngga mungkin kan. Operator seluler itu jelas bukan lembaga sosial, apalagi sok sial.

    Malah ada lagi yang ngasih duit bagi pemakainya. Fuih promo aja kok repots!

  • inoors // 31 Maret 2008 pada 9:50 am | Balas

    Naif sekali ya, gara gara iklan ada orang rela kawin dengan monyet. Malah yang kedua dengan kambing. (Emang kagak ada apa, ce or co yang rupawan?)

    Kalo saya sih kagak mo repot mo ngitung tarif baik dari yang 0,0000000… ato yang lainnya. Yang jelas yang jelas saya mau yang praktis dan fasilitasnya ok. Tak ketinggalan jaringannya sampai di pelosok pun ok.

    Gitu aja koq repot!

  • Na2nk // 1 April 2008 pada 8:14 am | Balas

    Sekedar berbagi tips. Setelah sekian lama melanglang buana dan melakukan riset Alhamdulillah ketemu juga the white code untuk telepon gratis tis tis tanpa dibatasi detik, menit ataupun operator.
    Pingin tahu …..?
    Caranya mudah tapi mohon u/ dirahasiakan ‘n sssssss………st jangan bilang siapa-siapa ya….. ntar Pak Telkom, Indosat, Telkomsel, XL ma Pak Frend marah ‘n ngebanned situs ini karena kartunya tidak laku.
    Nich caranya gua tunjukin:
    Ketika mo telp ketikkan kode 42443 diawalnya dijamin gratis ‘n luancar plus ngacir………
    He
    Sekali lagi rahasia men…..

  • Na2nk // 1 April 2008 pada 8:18 am | Balas

    He…. he….. gimana dach nyoba ta…… luancarkan.
    Wow pasti keren he…he….. ternyata tambah 1 orang lagi tuch yang ketipu……. he…he…….

    Makanya jadi orang tuch jangan pingin yang gratisan aja emang perusahaannya milik kakek you ta…….

    Weleh… weleh… nasib-nasib ketipu lagi.

Tinggalkan sebuah Komentar